Waspada 5 Jenis Disabilitas yang tersebut mana Sering Dialami Pasien Stroke
admin Oktober 15, 2023 0

Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak. Ketika pembuluh darah otak mengalami penyumbatan atau pecah, sebagian otak tak mendapatkan pasokan darah yang tersebut menghadirkan oksigen yang digunakan diperlukan, sehingga terjadi kematian sel/jaringan.

Oleh lantaran itulah, pasien stroke rentan mengalami disabilitas pasca serangan. Dan jenis disabilitas yang dialami pun bisa jadi beragam.

Dokter Spesialis Akupunktur Medik Subspesialis Akupunktur Analgesia dan juga Anestesi RSPI Pondok Indah, dr. R. Handaya Dipanegara, menjelaskan bahwa setelahnya serangan stroke, gangguan yang paling kerap dialami yaitu kemampuan motorik serta sensorik berubah atau bahkan hilang serupa sekali.

“Kementerian Bidang Kesehatan RI menyatakan bahwa sebanyak 2 dari 3 pasien stroke kerap mengalami disabilitas. Jenis disabilitas yang dialami oleh setiap pasien berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahan serta bagian otak yang mana terkena dampak,” ujar dr. R. Handaya melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (14/12/2023).

Lalu, apa hanya jenis disabilitas yang digunakan sanggup dialami oleh pasien stroke?Berikut ini risiko disabilitas pasien stroke yang harus diwaspadai:

1. Disabilitas fisik seperti kelemahan atau kehilangan sebagian atau seluruh kontrol otot, gangguan aksi lalu koordinasi, gangguan keseimbangan, kesulitan menelan atau disfagia, hingga pembaharuan pernyataan yaitu disfonia.

2. Disabilitas kognitif seperti gangguan berbicara kemudian berbahasa, kesulitan mengingat informasi tertentu, juga kesulitan untuk memusatkan perhatian.

3. Disabilitas emosional lalu psikologis, salah satu contohnya mampu menyebabkan pasien mengalami depresi ataupun gangguan emosi.

4. Gangguan sensorik, seperti berkurangnya penglihatan atau pendengaran.

5. Gangguan fungsi organ, seperti kesulitan mengontrol buang air besar atau buang air kecil.

Pasien stroke yang mengalami disabilitas memerlukan penanganan yang tersebut komprehensif. Penanganan ini mampu meliputi terapi pengobatan, terapi fisik, terapi okupansi, hingga terapi wicara. Bahkan, bisa jadi juga diberikan terapi akupuntur sebagai pendamping.

Dengan penanganan yang tepat, pasien stroke dapat belajar untuk mengatasi disabilitas merekan juga menjalani hidup yang tersebut berkualitas.

Category: 

Leave a Comment